
Deskripsi:
Kolonialisme yang lekat dengan eksploitasi sumber daya di tanah jajahan berkelindan dengan ekses-ekses negatif sebagai dampak yang tidak terhindarkan. Di Hindia Belanda, kolonialisme telah menggerus ekologi dan menyebabkan perubahan fungsi lahan.
Surakarta merupakan salah satu kota penting yang merasakan dampak tersebut. Sepanjang masa kolonial Belanda (1861–1938), Surakarta harus menghadapi masa-masa sulit karena terjangan banjir yang hampir tiap tahun terjadi.
Buku ini menyajikan bagaimana banjir melanda Kota Surakarta beserta latar belakangnya. Eksploitasi masif yang dilakukan oleh pihak swasta menjadi salah satu pemicu banjir di Kota Surakarta. Penulis dalam penyusunan buku ini memakai pendekatan ekologi politis sehingga fakta-fakta mengenai latar fisiografis, penguasaan tanah, moda produksi kapitalis dalam usaha perkebunan, dan banjir di Surakarta dapat dijahit dan saling bertaut.
Rincian Produk:
Penulis: Ardhiatama Purnama Aji & Arif Purnomo
Tahun Terbit: 2024
Jumlah Halaman: xxii + 179 hlm
ISBN:
Harga:
